Jangan Asal Beli! Kenali 3 Bahan Hoodie Biar Gak Salah Kostum di Cuaca Tropis
Ngomongin soal gaya jalanan, hoodie emang juaranya. Tapi, pernah gak sih lo beli hoodie yang desainnya udah sick banget, eh pas dipakai siang bolong malah berasa kayak lagi di dalam oven?
Banyak yang sering lupa kalau milih hoodie itu bukan cuma soal desain grafis atau cuttingan-nya aja. Khusus buat kita yang beraktivitas di iklim tropis, ngenalin jenis bahan itu hukumnya wajib biar lo tetap bisa flexing gaya maksimal tanpa harus mandi keringat.
Yuk, kita bedah jenis-jenis bahan hoodie yang paling sering beredar di pasaran, biar lo tau mana yang paling pas buat rutinitas lo!
1. Cotton Fleece: Si Paling Hangat & Lembut
Bahan ini mungkin yang paling sering lo temuin di koleksi merek-merek ternama. Ciri khas utamanya adalah bagian dalam yang berbulu halus dan bagian luar yang rajutannya mulus.
Kelebihan: Super lembut dan empuk pas nempel di kulit. Karena terbuat dari campuran katun, daya serap keringatnya juga lumayan oke.
Kapan pakainya? Ini must-have item kalau lo sering motoran malam hari, hobi nongkrong sampai subuh, atau beraktivitas di ruangan ber-AC yang suhunya kelewat dingin.
Warning: Hindari pakai hoodie dengan material heavyweight fleece pas lagi nongkrong di outdoor saat matahari lagi terik-teriknya kalau gak mau kepanasan.
2. French Terry: Hack Tampil Keren Tanpa Gerah
Kalau lo mau hoodie yang aman dipakai buat daily wear dari pagi sampai sore, French Terry adalah jawabannya. Bagian dalamnya gak berbulu kayak fleece, melainkan punya tekstur rajutan melingkar (loop) yang sekilas mirip permukaan handuk.
Kelebihan: Sangat breathable alias sirkulasi udaranya bagus. Bahan ini gak mengunci panas tubuh, jadi jauh lebih adem saat dipakai di cuaca yang agak lembap.
Kapan pakainya? Pas banget buat hangout sore, nongkrong di coffee shop semi-outdoor, atau saat cuaca lagi transisi (gak terlalu panas, gak terlalu dingin).
Warning: Karena rongganya lebih besar, bahan ini gak cukup ampuh buat nahan angin malam atau cuaca yang terlalu ekstrem.
3. Baby Terry: Ringan & Versatile
Masih saudaraan dekat sama French Terry, tapi Baby Terry ini adalah versi yang lebih tipis, lebih ringan, dan tekstur bagian dalamnya jauh lebih halus.
Kelebihan: Sangat ringan dan biasanya sedikit elastis. Karena bahannya tidak kaku, jatuhnya di badan (drape) bakal kelihatan lebih natural dan gak bikin siluet badan lo kelihatan "menggembung".
Kapan pakainya? Ini adalah bahan terbaik buat lo yang hobi teknik layering (berlapis). Lo bisa paduin hoodie Baby Terry sebagai inner, lalu ditumpuk pakai kemeja flanel, jaket denim, atau coach jacket tanpa bikin pergerakan lo jadi kaku dan sesak.
Biar OOTD lo selalu maksimal, make sure lo ngerti apa yang nempel di badan lo!
Komentar
Posting Komentar